Buton Tengah
13-01-2019  08:28
LP2T2N Buteng Target Jadi Sentra Peternakan Kepton
PENYULUHAN pada kelompok ternak 1000 ekor ayam kampung super di kandang ayam Desa Bungi Mawasangka Timur beberapa waktu lalu. FOTO:IST/TRIBUN BUTON
LABUNGKARI,TRIBUN BUTON
LEMBAGA Pemerhati Pekarangan Tanaman Ternak dan Nelayan (LP2T2N) Buton Tengah (Buteng) memaksimalkan sistim dan cara berternak sesuai standar skala produksi. Buteng diproyeksi menjadi kawasan sentra ternak terbesar di kawasan Kepulauan Buton (Kepton).

Ketua LP2T2N Buteng, Drs Andy Nursin MSi, menjelaskan pihaknya diberi tugas sebagai Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa Bidang Kewirausahaan di Buteng (P2KTD). Hal ini menurut dia cukup beralasan berdasarkan potensi wilayah.

"Warga sejak dahulu kala sudah menjadi peternak ulet dst," katanya.

Kenyataan selama ini, hampir setiap hari bibit ayam dikirim via cargo pesawat dari Surabaya-Makassar-Kendari berkisar 50 hingga 80 boks. "Atau sekitar 5.000-8.000 per hari masuk dan disebar ke Kendari, Muna, Buton, dan Baubau," katanya.

Data ini menurut dia diperoleh dari pihak cargo bandara. "Karena saya juga adalah koordinator pengiriman bibit dari beberapa perusahaan pembibitan ayam joper, ayam pedaging, ayam petelur, bahkan itik dsb diperoleh dari Solo, Kediri, dan Makassar," jelasnya ciw whatsap.

Menurut dia, terdapat peluang besar untuk memperpendek jalur pengiriman bibit unggas. Kenapa bukan dari Buteng saja yg produksi bibit misalnya? Tentu ini butuh kajian dan keseriusan seluruh komponen terkait.

LP2T2N siap berpartisipasi untuk sebuah program skala produksi. Dalam minggu ini kata dia, akan masuk bibit ayam kampung super sekitar 1000-an ekor di Buteng.

Permintaan warga dengan swadaya sendiri melalui dana desa. Pada tahun 2019 ini lP2T2N Buteng akan mendampingi sekitar 71 paket pemberdayaan bidang usaha pertanian dan peternakan yang tersebar di sekitat 41 desa se Kabupaten Buteng.(YUHANDRI HARDIMAN)
Telah dibaca 211 kali
Berita Terkait
Advertisement