Buton Selatan
12-05-2016  10:14
Faisal : Kalau Mau Saling Serang, Mari Tidak Ada Masalah
ilustrasi
BATAUGA, BP - Penjabat (Pj) Bupati Buton Selatan (Busel) H Muhamad Faisal menanggapi aksi unjuk rasa (unras) di Batauga yang menurutnya sah-sah saja bila aksi tersebut murni atau independen, namun kata Faisal, akan menjadi masalah bila aksi unras tidak independen, alias ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu.
Hal ini diungkapkan Faisal kepada awak media saat dikonfirmasi terkait aksi unras, Senin (02/05) yang dimotori Aliansi Masyarakat Peduli Buton Selatan (AMP Busel) juga Mahasiswa Lintas Gerakan (Malige).
"Kalau dia murni itu biasa, yang tidak biasa itu kalau ditunggangi. Kalau ditunggangi begitu, saya bilang kita urus diri masing-masing saja, kalau Bapak di Buton, urus di Buton, tidak usah demo di Busel, Busel ini ada jalan keluarnya tidak usah campur-campur," demikian tegas Faisal.
Faisal juga mempertanyakan aksi unras tersebut, yang menyoroti hal-hal yang masih terindikasi, bahkan Pj Bupati pengganti La Ode Mustari ini berkelip dengan menyentil persoalan KPK.
"Kenapakah tidak demo sekalian dengan orang yang tinggal selangkah lagi jadi tersangka di KPK, itukan lebih urgen Pak, sekarang baru indikasi saja anda sudah soroti, kalau didorong satu langkah kan sudah game over dia," sentilnya.
Entah ditujukan kepada siapa?, tanpa menyebutkan nama, dalam kesempatan itu Faisal mengajak kepada sesamanya yang menduduki jabatan sebagai Pemimpin agar saling menjaga,"tapi kalau mau main serang, mari, tidak ada masalah," tantang Faisal, terkesan menyiratkan adanya konflik secara politis yang kasat mata tengah dihadapkan kepadanya.
Kala itu Faisal juga membantah tudingan yang menyebut adanya penggunaan fasilitas Negara untuk kepentingan politiknya sebagai balon Bupati Busel. Selama ini menurutnya, dirinya menggunakan fasilitas dalam kapasitasnya selaku Pj Bupati Busel hanya untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya, seperti halnya mengunjungi sekolah, atau meninjau langsung lahan Jati di Sampolawa.
"Tanya saja pada mereka kapan kita gunakan mobil Dinas untuk sosialisasi, selama ini bersama SKPD kita hanya jalankan tupoksi," bantah Faisal. (**)
Peliput : LM Irfan Mihzan
Telah dibaca 589 kali
Berita Terkait
Advertisement